Sabtu, 08 Mei 2010



foto by:tribunindonesia.wordpress.com

JENG SRI WONDER WOMAN of INDONESIA
By : Naning Wijayanti
Mulai awal Juni Sri Mulyani mulai bekerja sebagai Managing Direktor di Bank Dunia. Sebuah prestasi yang mengagumkan tentunya tapi buat sebagian kalangan dengan mundurnya Jeng Sri dari jabatannya sebagai menteri keuangan tentunya sangat melegakan karena akan menurunkan temperature politik yang ada di negeri ini. Dalam hal ini apakah suatu kebijaksannaan untuk menyelamatkan ekonomi bangsa dari suatu krisis ekonomi yang berkepanjangan dimana dengan kebijaksannan jeng sri perekonomian Indonesia masih mampu tumbuh, dibandingkan dengan negara-negara tetangga.Krisis Ekonomi global yang cukup hebat sangat berpengaruh pada perekonomian dunia dimana negara-negara maju seperti di Amerika dan benua Eropa juga mengalami imbasnya. Banyak perusahaan yang pailit ,ekspor-ekspor ke manca Negara berkurang drastis ,yang membuat penulis kagum dollar mampu bertahan pada posisi rate 9.000 sampai 9.200 suatu hal yang luar biasa. Bagi perusahaan ekportir seperti perusahaan kami bekerja posisi dollar yang stabil sangatlah menentukan. Tapi apakah setelah jeng sri hijrah ke Bank Dunia dollar masih mampu bertahan ? ah… teringat lagu “ Sri Mingat “ ciptaan Sony Jozz.
Jeng sri lebih memilih pergi dari negerinya padahal negeri ini masih membutuhkan orang-orang sekaliber jeng sri. Mungkin beliau sudah tak tahan dengan ejekan-ejekan dari para balo kurowo yang selalu memojokkan dan menyudutkan sampai-sampai suara para Pandawa yang membelanya dan menasehatinya tidak didengarkan. Seandainya putra-putri sekaliber Jeng Sri dihujat,dimaki dinegerinya sendiri dan mereka pergi dari Negerinya sendiri kapan negeri ini akan maju ??
Terlepas dari pro dan kontra terhadap Jeng sri kita bangga memiliki Jeng Sri Mulyani yang merupakan wujud dan inspirasi dari RA.Kartini. Semoga ditempat yang baru orang lebih menghargaimu dan lebih menghormatimu serta membawa harum Negerimu. Smoga Negeri ini tumbuh Jeng Sri - Jeng Sri yang lain yang mampu membangun negeri ini menjadi negeri yang hebat dan maju.
Wassalam

Kamis, 06 Mei 2010

Bertanam cabe di polybag


BERTANAM CABE DI POLYBAG
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Keluaran - Teknik budidaya Cabe di Polybag Pedoman Teknis Penyiapan
Benih - Benih cabe dibuat sendiri. Caranya, pilih buah cabe yang
matang (merah), bentuk sempurna, segar, tidak cacat dan tidak
terserang penyakit. Kemudian keluarkan bijinya dengan mengiris buah
secara memanjang. Cuci biji lalu dikeringkan. Kemudian pilih biji
yang bentuk, ukuran dan warna seragam, permukaan kulit bersih, tidak
keriput dan tidak cacat. Bila kesulitan membuat sendiri, benih cabe
dapat dibeli di toko pertanian setempat. - Benih yang akan ditanam
diseleksi dengan cara merendam dalam air, biji yang terapung dibuang.
Persemaian Sebelum tanam di tempat permanen (polybag), sebaiknya
benih disemai dulu dalam wadah semai yang dapat berupa bak plastik
atau kayu dengan ketebalan sekitar 10 cm yang dilubangi bagian
dasarnya untuk pengaturan air(drainase). Persiapannya sbb :

1.Isikan dalam wadah semai media berupa tanah pasir, dan pupuk kandang
dengan perbandingan 1 : 1. Untuk menghilangkan gangguan hama berikan
Curater 3 G takaran 10 10 gr/m2. Media ini disiapkan 1 minggu
sebelum penyemaian benih.

2. Benih yang akan ditanam, sebelumnya
direndam dalam air hangat (50 derajat Celcius) semalam. Lebih baik
lagi bila diberi zat pengatur tumbuh seperti Atonik.

3. Tebarkan
benih secara merata di media persemaian, bila mungkin beri jarak
antar benih 5 x 5 cm sehingga waktu tanaman dipindah/dicabut,
akarnya tidak rusak.
Usahakan waktu benih ditanam diatasnya ditutup
selapis tipis tanah. Kemudian letakkan wadah semai tersebut di
tempat teduh dan lakukan penyiraman secukupnya agar media semai
tetap lembab.

Pembibitan 1. Benih yang telah berkecambah atau bibit
cabe umur 10-14 hari (biasanya telah tumbuh sepasang daun) sudah
dapat dipindahkan ke tempat pembibitan. 2. Siapkan tempat pembibitan
berupa polybag ukuran 8 x 9 cm atau bumbungan dari bahan daun pisang
sehingga lebih murah harganya. Masukkan ke dalamnya campuran tanah,
pasir dan pupuk kandang serta tambahkan Curater 3 G.

3. Pindahkan
bibit cabe ke wadah pembibitan dengan hati-hati. Pada saat bibit
ditanam di bumbungan, tanah di sekitar akar tanaman ditekan-tekan
agar sedikit padat dan bibit berdiri tegak. Letakkan bibit di tempat
teduh dan sirami secukupnya untuk menjaga kelembabannya. Pembibitan
ini untuk meningkatkan daya adaptasi dan daya tumbuh bibit pada saat
pemindahan di tempat terbuka.

4. Bibit bisa ditanam di polybag
setelah berumur 30-40 hari. Persiapan Media Tanam Polybag
1. Siapkan
polybag tempat penanaman yang berlubang kiri kanannya untuk
pengaturan air.
2. Masukkan media tanam ke dalamnya berupa campuran
tanah dengan pupuk kandang 2 : 1 sebanyak 1/3 volume polybag.
Tambahkan Furadan atau Curater 3 G 2 - 4 gr/tanaman untuk mematikan
hama pengganggu dalam media tanah. 3. Masukkan campuran tanah dan
pupuk kandang ke dalam polybag setinggi 1/3 nya

4. Tambahkan pupuk
buatan sebagai pupuk dasar yaitu 10 gr SP 36, 5 gr KCl dan 1/3
bagian dari campuran 10 gr Urea + 20 gr ZA per tanaman (2/3
bagiannya untuk pupuk susulan). Kemudian siram dengan air agar pupuk
laur dalam tanah.

Penanaman 1. Pilih bibit cabe yang baik yaitu
pertumbuhannya tegar, warna daun hijau, tidak cacat/terkena hama
penyakit.

2. Tanam bibit tersebut di polybag penanaman. Wadah media
bibit harus dibuka dulu sebelum ditanam. Hati-hati supaya tanah yang
menggumpal akar tidak lepas. Bila wadah bibit memakai bumbungan
pisang langsung ditanam karena daun tersebut akan hancur sendiri.
Tanam bibit bibit tepat di bagian tengah, tambahkan media tanahnya
hingga mencapai sekitar 2 cm bibir polybag.

3. Padatkan permukaan
media tanah dan siram dengan air lalu letakkan di tempat terbuka
yang terkena sinar matahari langsung.

Pemeliharaan

1. Lakukan
penyiraman secukupnya untuk menjaga kelembaban media tanah polybag.


2. Lakukan pemupukan susulan : Umur 30 hari setelah tanam : 5 gr Kcl
per tanaman. Umur 30 dan 60 hari setelah tanam : masing-masing 1/3
bagian dari sisa campuran Urea dan ZA pada pemupukan dasar.

3.
Lakukan perompesan/pembuangan cabang daun di bawah cabang utama dan
buang bunga yang pertama kali muncul.

4. Untuk mengendalikan hama
lalat buah penyebab busuk buah, pasang jebakan yang diberi Antraxtan.
Sedang untuk mengendalikan serangga pengisap daun seperti Thrips,
Aphid dengan insektisida seperti Curacron. Untuk penyakit busuk buah
kering (Antraknosa) yang disebabkan cendawan, gunawan fungisida
seperti Antracol. Dosis dan aplikasi masing-masing obat tersebut
dapat dilihat pada labelnya. Panen - Cabai merah dapat dipanen umur
sekitar 80 hari setelah tanam. Pemetikan cabe dapat dilakukan 1-2
kali seminggu disesuaikan dengan kebutuhan. Pemetikan dilakukan
dengan hati-hati agar percabangan/tangkai tanaman tidak patah.

Kudapan



Hidangan Lumpia Goreng Seafood


Bahan :
20 lembar kulit lumpia siap beli
Isi :
2 sdm magarine
2 siung bawang putih, cincang
150 gr udang cincang
150 gr cumi, iris dengan bentuk korek api
1 sdm saus tiram
1 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
1 sdm gula pasir
2 sdt bumbu penyedap rasa serba guna rasa ayam
1 sdt minyak wijen
1 sdm tepung maizena, larutkan dengan sedikit air.
minyak untuk menggoreng.

Cara membuat :
1 Panaskan magarine, tumis bawang putih hingga harum, masukkan udang, cumi, dan daging kepiting lalu masak hingga udang berubah warna. Tambahkan saus tiram, garam, merica bubuk, gula pasir, bumbu penyedap rasa serba gunadan minyak wijen, aduk sampai rata. Kentalkan dengan maizena, masak sebentar, angkat.
2 Abil satu lembar kulit lumpia, bentangkan isi dengan isian dengan 1 sdm isian, gulung bentuk amplop.
3 Goreng dalam minyak panas hingga berwarna kuning keemasan, angkat. Sajikan dengan sambal botolan.
Untuk : 6 Orang

Senin, 03 Mei 2010

Panen Raya



Foto : By Eko Mulyono

PANEN RAYA
by : Naning Wijayanti



Ketika pagi tiba

Semua petani gembira

Semua bekerja sama

Berbondong-bondong pergi ke sawah

Ada suatu cerita dari seorang petani tua

Apabila padi telah tua dan jadi beras

Ditanak menjadi nasi tapi.........

Aku tak dapat memakannya

Namun begitu aku tetap gembira

Karena anak cucuku mau menerima jerih payahku

Duh gusti berilah limpahan kesuburan tanah

Yang dapat kutanami ,agar anak cucuku kelak

Bisa meneruskan apa yang telah kulakukan.

Dengan panen berlimpah, keberkahan,dan kesejahteraan

Yang telah kumiliki selama ini.....